Obat anti nyeri bisa berbahaya

Banyak orang yang pernah mengkonsumsi obat anti nyeri dari yang anti nyeri tingkat rendah sampai yang efektifitasnya sedang bahkan tinggi. namun banyak yang tidak menyadari akan kondisi yang berbahaya jika menggunakan obat anti nyeri tertentu secara lama dan tanpa sepengetahuan dokter. Memang masyarakat kurang menyadari akan kehati-hatian dalam penggunaan obat disamping itu perdaran obat cukup mudah didapatkan tanpa adanya pengawasan yang memadai.

Penggunaan Obat anti nyeri pada penyakit-penyakit tertentu yang kronis dengan gejala Nyeri, akan sangat membantu mengatasi masalah pasien, namun terkadang pasien setelah merasa cocok menggunakan obat anti nyeri dan kemudian ketika sakitnya kambuh lagi, maka kebanyakan pasien tidak mau lagi pergi ke dokter karena pasien bisa membeli obat secara bebas tanpa pengawasan dokter. akibatnya pasien secara tidak langsung menggunakan obat anti nyeri jensi NSAID/OAINS secara terus menerus tanpa pengawasan dokter, akibatnya banyak diantara pasien seperti ini mengalami gangguan pencernaan dari mulai gastritis bahkan bisa yang berbahaya seperti perforasi gaster. pada perforasi gaster ini sangat berbahaya bahkan termasuk kegawat daruratan, meski awalnya pada pasien pengguna obat anti nyeri ini mengalami ulkus gaster yang kemudian akan berlanjut menjadi perforasi gaster.

Menurut data Sekitar 20-30 % dari prevalensi ulkus (perlukaan) ini terjadi akibat pemakaian Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS) terutama yang nonselektif. sehingga pada pasien dengan sakit nyeri kronis, misal seperti  Artiritis, perlu pengawasan dalam penggunaan obat anti nyeri agar tidak berlanjut ke sakit yang lain yang lebih berbahaya mengancam jiwa.

Penggunaan obat secara bijak perlu diperhatikan dalam semua kondisi kesakitan pasien.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *