Mengontrol stres ringan dengan Kesadaran

Setiap orang tentu pernah mengalami stres, dari yang ringan sampai berat, penyebabnya pun macam-macam dan bervariasi dari yang biasa sampai yang luar biasa. bahkan satu penyebab yang sama bisa menimbulkan dampak stres yang berbeda terhadap oranglain. itulah uniknya stres pada manusia.

salah satu contoh.. misalkan kasusnya sama..

#kehilangan SANDAL yang dicuri oranglain…

pada orang A.
. kejadian kehilangan sandalnya ditanggapinya dengan sudut pandang sebagai berikut:
“ya mungkin yang mencuri sandal lagi butuh banget sama sandalku itu, makanya di curi. ya uda siapa tau sandalku lebih bermanfaat sama sipencuri itu.
kan masih ada sandal yang lain dirumah meski tidak sebagus sandal yang baru beli 2mingg lalu yang hilang tadi…
malamnya bisa tidur dengan nyenyak.. malam selanjutnya tidur seperti biasa..

pada orang B.
         kejadian kehilangan sandalnya ditanggapinya dengan sudut pandang sebagai berikut:
“waduh. sandalku kok hilang ya.. siapa yang berani mencurinya ya.. jangan-jangan orang yang duduk memakai kaos merah tadi.? atau orang yang berdiri di ujung tadi. awas ya kalau nanti ketemu ketahuan nyuri..”
pas sebelum tidur malam, keingat sama sandalnya yang hilang.
“siapa ya yang berani mencuri sandalku,padahal itu sandal masih baru, beli 2 minggu yang lalu. kenapa pas aku makai sandal yang baru terus hilang, padahal sejak kemarin aku aman-aman saja makai sandal yang tidak sebagus yg hilang itu. awas nanti kalau ketemu sandalku. pokoknya aku inget, sandal sebelah kiri ada bekas lecet kemarin kena aspal.. nanti kalau ketemu yang nyuri awas ya….”
berlanjut 2 hari berikutnya waktu mau tidur malam masih kepikiran tentang sandalnya yang belum ketemu. hingga membuat tidur tidak nyaman…

dari kedua contoh diatas  antara orang A dan orang B  mana menurut anda, mengalami stres akibat kehilangan sandal ??

jawabanya tentu orang B yang mengalami stres akibat kehilangan sandal, meski tingkatan stres ringan. namun bisa anda bayangkan bagaiman jika kemudian orang B tersebut mengalami kehilang uang 50 ribu, kehilangan HP, atau kehilangan MOTOR??
yang pasti meskipun orang B tersebut mengalami stres ringan, namun jika mengalami kejadi lain yang menyebabkan stres ringan, maka stres tersebut akan terakumulasi atau menumpuk didalam pikiran bawah sadarnya. sehingga jika bertumpuk dengan stres lagi. lagi dan lagi maka bisa BOOM akan menjadi beban yang luar biasa.. orang tersebut akan mengalami stres yang berat.

sekarang bagaimana dengan orang A yang tidak mengalami stres akibat kehilangan sandal.? kenapa bisa begitu??

baik orang A dan orang B mereka berdua mempunya kesempatan yang sama untuk menjadikan kejadian hilangnya sandal tersebut sebagai penyebab Stres atau tidak. namun secara tidak sadar, pada prosesnya orang B memilih kejadian tersebut sebagai penyebab terjadinya stres ringan pada beliau.

sedangkan orang A pada prosesnya memilih kejadian tersebut sebagai kejadian yang biasa-biasa saja hingga tidak terbentuk stres secara tidak sadar.

sehingga apapun kejadian yang menimpahMu sebenarnya Kamu bisa dan Berhak memilih untuk menjadikan kejadian tersebut sebagai penyebab stres atau TIDAK. namun dengan kesadaran dan pemahaman yang benar..

mungkin dari cerita diatas bisa diambil manfaat .
mulai sekarang dan seterusnya Kita bisa memilih dan mengubah. apapun yang menimpah kita .
jangan biarkan menjadi suatu stres yang merugikan kita..
melepaskan beban/stres membuat kita lebih ringan dan menyehatkan dibanding memikul beban.stres.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *