Gastritis kronis atau ulcer peptic

gastritis kronis atau ulcer peptic merupakan penyakit yang prosesnya saling berkaitan. karena pada peptic ulcer kondisi kronis dari gastritis yang terlihat adanya foto dilambung yang mengalami perlukaan. peptic ulcer ini rawan menjadi berbahaya ketika dibiarkan tanpa perhatian untuk memulai pemulihan. karena organ lambung ini jika mengalami perlukaan, dan semakin parah dalam prosesnya, bisa mengakibankan adanya lubang atau kebocoran dari organ lambung tersebut dan menyebabkan kegawat daruratan medis.

Maka dari itu penyakit yang berhubungan dengan lambung perlu diperhatikan betul untuk secepatnya diobati agar tercapai perbaikan organ secepatnya.
ada beberapa faktor penyebab yang menyebabkan terjadinya peptic ulcer, salah satunya peningkatan asam lambung yang berkepanjangan yang menyebabkan ketidak mampuan jaringa lambung terluar melindungi dari asam lambung yang bersifat Asam. akibatnya jaringan terluar lambung mengalami perlukaan.
penyebab meningkatnya asam lambung bisa dikarenakan faktor psikologis, sehingga pada pasien yang mengalamai gangguan dilambung, psikologis atau mentalnya perlu dijaga agar lebih positif.

Pada pasien yang mengalami permasalahan lambung, sering didapatkan dengan kondisi yang lemah,lemas, karena lambung ini termasuk organ pencernaan, sehingga ketika ada permasalahan pada lambung maka pencernaan akan juga terganggu, selaiin itu kondisi mual yang menyebabkan pasien menjadi tidak nafsu makan justru bisa memperberat keadaan jika pasien tidak mau makan. sehingga peran motivasi keluarga dan sekitar bisa membantu,  namun tidak semua pasien mampu mengarahkan mental atau psikologisnya menjadi positif meski sudah dimotivasi keluarga, ketidak mampuan pasien mengelolah psikolgos atau mentalnya agar menjadi positif bisa mengakibatkan proses penyembuhan menjadi lambat, bahkan bisa memperburuk keadaan.

Terlebih kondisi penyakit pasien ini bisa di akibatkan karena adanya permasalahan keluarga atau permasalahan dengan orang lain. yang menyebabkan pasien kepikiran menjadikan beban secara mental atau psikologis.

sehingga pada kasus seperti ini. selain penanganan secara medis, perlu juga diperhatikan penanganan secara psikologis atau mental, agar tercapai penyembuhan yang maksimal.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *