prinsip dasar menaik turunkan berat badan

          Makanan merupakan zat padat dan minuman merupakan zat cair,keduanya termasuk material yang dibutuhkan untuk memberikan nutrisi agar tubuh bisa berubah untuk berkembang sebagaimana proses kehidupan.  semua makanan dan minuman setelah masuk kedalah tubuh akan diproses menjadi keping-kepingan terkecil dimulai dari proses pengunyahan di mulut kemudian proses penggerusan di lambung serta proses perematan di usus hingga terwujud kepingan terkecil yang bisa diambil sarinya.
Sari-sari makanan dan minuman tersebut akan diproses lagi didalam tubuh sesuai kandungan yang berada didalamnya. namun kali ini saya hanya membahas tentang kandungan lemak, gula, dan karbohidrat. ketiganya ini berperan dalam pembentukan lemak yang membuat tubuh bertambah berat.
Karbohidrat merupakan jenis makanan yang bisa diamati seperti tepung-tepungan yang didapat dari Nasi, singkong, ketela, ketan,dll, atau yang sudah diproses seperti roti. bahan tepung-tepungan tersebut didalam tubuh dipecah lagi menjadi karbohidrat dan karbohidrat akan diproses lagi menjadi glucosa (gula). gula pecahan dari karbohidrat ini nantinya akan dimanfaatkan didalam tubuh.
Sedangkan makanan dan minuman manis yang mengandung gula, justru sangat mudah diproses tubuh karena tidak perlu diproses berkali-kali lagi untuk memberikan manfaat ketubuh. maka dari itu ketika ada seseorang yang lemas karena belum makan seharian bahkan sempat pingsan, berikanlah minuman manis yang mengandung gula karena akan cepat memberikan effek dan diproses oleh tubuh secara cepat ketimbang diberikan makanan nasi yang mengandung tepung yang juga diproses tapi memberikan manfaat lebih lambat.
Sedangkan makanan yang mengandung lemak, maka lemak tersebut akan masuk kedalam tubuh melalui peredaran darah dan diproses sehingga bisa membuat kadar lemak meningkat hingga terjadi penimbunan lemak didalam tubuh.
Baik itu glucosa (gula) maupun lemak, semuanya merupakan material yang membuat sel-sel tubuh masih bisa hidup. glucosa merupakan materialifi yang dibutuhkan dalam proses aktifitas sel tubuh, sehingga ketika kita banyak beraktifitas maka sel banyak membutuhkan Glucosa (gula) sehingga glucosa yang beredar dialiran darah akan diproses secepatnya sesuai kebutuhan sel.                  Namun apa yang terjadi terhadap gula yang beredar didalam aliran darah, ketika aktifitas tubuh kita menurun dengan katalain sel tubuh kita mengambil glucosa (gula) cuma sedikit lantaran memang yang dibutuhkan sel tubuh cuma sedikit glucosa?
Glucosa (gula) yang terakumulasi didalam tubuh bisa diproses menjadi lemak dengan proses anabolisme, sehingga asupan gula terlalu tinggi dan aktifitas tubuh sedikit mengakibatkan penumpukan gula didalam tubuh membuat terjadinya proses anabolisme yang merubah gula menjadi lemak, oleh karena itu peningkatan anaboliseme akan meningkatkan lemak dalam tubuh sehingga berat badan bertambah sehingga proses anabolisme sangat cocok bagi anda yang ingin menaikan berat badan.
             Namun apa yang terjadi terhadap penumpukan lemak ketika asupan/input gula (glucosa) sangat sedikit sedangkan aktifitas sel tubuh meningkat dengan katalain sel tubuh membutuhkan glucosa namun asupan/input dari glucosa sedikit bahkan tidak ada?
Tumpukan lemak didalam tubuh bisa dihasilkan dari tumpukan glucosa yang menganggur didalam darah melalui proses anabolisme, adapula proses yang lain dimana terjadi pemecahan cadangan makanan sel berupa lemak yang dipecah lagi menjadi glucosa agar bisa diproses menjadi tenaga oleh sel tubuh, proses terebut disebut Katabolisme, sehingga bagi anda yang ingin menurunkan berat badan maka tingkatkan proses katabolisme tubuh.
untuk anda yang ingin menurunkan atau menaikan berat badan, silahkan baca aritkelku yang lainya.